Sistem Pengukuran Air Dengan Flowmeter

FORMULIR PENDAFTARAN

PENDAHULUAN:
Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan tentang Sistem Pengukuran Air dengan Flowmeter dalam lingkup Metrologi Teknis dan mengacu pada metoda internasional, yang diperuntukan bagi kalangan Industri maupun Laboratorium. Peserta akan mengerti tentang sistem kalibrasi yang benar dan dapat menerapkan teknik kalibrasi sesuai metoda/ prosedur yang lazim hingga pengolahan datanya maupun penerbitan sertifikat kalibrasinya. Disamping itu, akan diberikan pula dokumentasi kegiatan kalibrasi secara tertib & benar sebagaimana dipersyaratkan dalam standard SNI ISO/IEC 17025:2008. Selain untuk laboratorium kalibrasi, pelatihan ini efektif untuk laboratorium uji dan industri yang ingin mengembangkan kalibrasi internal.

TOPIK BAHASAN:
1.Teori Fluida.
2.Fluida Statis dan Fluida Dinamis.
3.Konstruksi dan Prinsip Kerja Meter Air.
4.Latihan Pembacaan Meter Air.
5.Ketidakpastian Meter Air.
6.Pengujian Meter Air.
7.Perhitungan Ketidakpastian Meter Air.
8.Ketidakpastian Gabungan.

METODA:
1.Presentasi & Tanya jawab,
2.Pembahasan Studi Kasus,
3.Praktek & Latihan Analisis Data.

INFORMASI:
Pelatihan : (Ganjar)

022 – 721-0655
081-321-4555-01 | TSEL
==========================
Konsultasi : (Kurniawan)

081-321-1707-14 | TSEL
0857-222-004-82 | ISAT
===========================
Kalibrasi: (Harry)

022 – 7103798
0838-21-393959 | XL

Implementasi K3 Di Laboratorium

FORMULIR PENDAFTARAN

PENDAHULUAN:
Bekerja di laboratorium kimia tak akan lepas dari berbagai kemungkinan terjadinya bahaya dari berbagai jenis bahan kimia baik yang bersifat sangat berbahaya maupun yang bersifat berbahaya. Peralatan yang ada di dalam Laboratorium juga dapat mengakibatkan bahaya yang tak jarang berisiko tinggi bagi Praktikan yang sedang melakukan praktikum jika tidak mengetahui cara dan prosedur penggunaan alat yang akan digunakan.

TOPIK BAHASAN:

  1. Sumber Bahaya dalam Laboratorium Kimia.
  2. Klasifikasi Bahan Kimia.
  3. Alat Pelindung Diri.
  4. Sumber-sumber Informasi Bahaya Bahan Kimia.
  5. Penanganan Bahan Kimia Reaktif dan Eksplosif.
  6. Penanganan Bahan Kimia Mudah Terbakar.
  7. Penanganan Gas Bertekanan.

INFORMASI:
Pelatihan : (Ganjar)

022 – 721-0655
081-321-4555-01 | TSEL
==========================
Konsultasi : (Kurniawan)

081-321-1707-14 | TSEL
0857-222-004-82 | ISAT
===========================
Kalibrasi: (Harry)

022 – 7103798
0838-21-393959 | XL

Implementasi ISO 15189:2009

FORMULIR PENDAFTARAN

PENDAHULUAN:
Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan yang terpadu tentang Sistem Manajemen Mutu pada Laboratorium sesuai persyaratan standar ISO 15189:2009 dan memberikan pemahaman (beberapa interpretasinya) guna kejelasan dalam implementasi secara konkrit. Para peserta diharapkan akan dapat mengerti interpretasi maupun implementasi masing-masing klausul “persyaratan manajemen” & “persyaratan teknis” secara benar sesuai dengan persyaratan standarnya.

TOPIK BAHASAN:
1. Interpretasi Klausul-klausul Persyaratan Manajemen & Teknis (ISO 15189:2009).
2. Kebijakan Mutu & Sasaran Mutu serta Evaluasinya dalam SMM Laboratorium.
3. Hirarki Dokumen Mutu dan Penerapan Sistem Dokumentasinya.
4. Program-program Mutu di Laboratorium dan Evaluasinya serta Ketertelusuran Pengukuran.
5. Prinsip-prinsip dalam Verifikasi dan Validasi Metoda
serta estimasi Ketidakpastian Pengukuran.
6. Laporan Hasil Uji , Sertifikat Kalibrasi dan Check List kesiapan Akreditasi.

METODA:
1. Presentasi & Tanya jawab,
2. Pembahasan Studi Kasus,
3. Latihan Implementasi.

INFORMASI:
Pelatihan : (Ganjar)
022 – 721-0655
081-321-4555-01 | TSEL
==========================
Konsultasi : (Kurniawan)
081-321-1707-14 | TSEL
0857-222-004-82 | ISAT
===========================
Kalibrasi: (Harry)
022 – 7103798
0838-21-393959 | XL

Teknik Analisis Spektrofotometri Infra Merah (IR/FT-IR)

FORMULIR PENDAFTARAN

PENDAHULUAN:
Spektrofotometri umumnya digunakan dalam kimia fisik dan kimia analisis untuk mengidentifikasi suatu substansi melalui spektrum yang dipancarkan atau yang diserap. Alat untuk merekam spektrum disebut spektrometer. Spektrofotomteri juga digunakan secara intensif dalam astronomi dan penginderaan jarak jauh. Kebanyakan teleskop-teleskop besar mempunyai spektrograf yang digunakan untuk mengukur komposisi kimia dan atribut fisik lainnya dari suatu objek astronomi atau untuk mengukur kecepatan objek astronomi berdasarkan pergeseran Doppler garis-garis spektral. Salah satu jenis spektrofotometri adalah spektrofotometri infra merah (IR). Spektrofotometri Infra Red atau Infra Merah merupakan suatu metode yang mengamati interaksi molekul dengan radiasi elektromagnetik yang berada pada daerah panjang gelombang 0,75 – 1.000 µm atau pada Bilangan Gelombang 13.000 – 10 cm-1. Radiasi elektromagnetik dikemukakan pertama kali oleh James Clark Maxwell, yang menyatakan bahwa cahaya secara fisis merupakan gelombang elektromagnetik, artinya mempunyai vektor listrik dan vektor magnetik yang keduanya saling tegak lurus dengan arah rambatan.

TUJUAN PELATIHAN:

  1. Mempunyai pengetahuan dasar dan keterampilan dalam menggunakan berbagai peralatan spektrofotometri.
  2. Mengetahui kelebihan dan keterbatasan serta cara memperolah data yang handal dari berbagai cara teknik spektoskopi.
  3. Mempunyai kesadaran dan menguasai teknik pemeliharaan (maintenance) agar peralatan mempunyai umur pakai yang memadai.

TOPIK BAHASAN:
1.Tinjauan umum: Spektrum Teknik Analisis spektrofotometri dan Aplikasinya.
2.Teori dasar spektrofotometri, dan aplikasi.
3.Sistem dasar peralatan.

MATERI PRAKTIKUM:
1.Teknik Analisis dengan spektrofotometri Infra Merah,
2.Pengaturan kondisi operasional.
3.Analisis kuantitatif sampel.

INFORMASI:
Pelatihan : (Ganjar)
022 – 721-0655
081-321-4555-01 | TSEL
==========================
Konsultasi : (Kurniawan)
081-321-1707-14 | TSEL
0857-222-004-82 | ISAT
===========================
Kalibrasi: (Harry)
022 – 7103798
0838-21-393959 | XL

Implementasi ISO/IEC 17020:2012

FORMULIR PENDAFTARAN

PENDAHULUAN:
Standard SNI ISO/IEC 17020:2012 merupakan persyaratan untuk pengoperasian berbagai tipe lembaga inspeksi yang diadopsi identik dari ISO/IEC 17020:2012. Standar ini merupakan revisi dari SNI 19-17020-1999. ISO / IEC 17020:2012 menetapkan persyaratan kompetensi lembaga inspeksi dan untuk ketidakberpihakan dan konsistensi kegiatan inspeksi. Standard Ini dapat diterapkan untuk lembaga inspeksi tipe A, B atau C, seperti yang didefinisikan dalam SNI ISO / IEC 17020:2012, dan berlaku untuk setiap tahap inspeksi. Dalam Standar SNI ISO/IEC 17020:2012 ini mencakup berbagai kegiatan inspeksi termasuk pemeriksaan bahan, produk, instalasi, pabrik, proses, prosedur kerja atau prosedur jasa dan penentuan kesesuaiannya dengan persyaratan serta selanjutnya melaporkan hasil inspeksi. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan yang terpadu tentang persyaratan untuk pengoperasian berbagai tipe lembaga inspeksi sesuai persyaratan standar SNI ISO/IEC 17020:2012 dan memberikan pemahaman (beberapa interpretasinya) guna kejelasan dalam implementasi secara konkrit.

TOPIK BAHASAN:
1. Interpretasi SNI ISO/IEC 17020:2012.
2. Persyaratan Umum.
3. Persyaratan Struktural.
4. Persyaratan Sumber Daya.
5. Persyaratan Proses.
6. Persyaratan Manajemen.
7. Jenis dan kriteria lembaga inspeksi (termasuk type A, B dan C).
8. Proses Akreditasi.

METODA:
1. Presentasi & Tanya jawab,
2. Pembahasan Studi Kasus,
3. Latihan Implementasi.

INFORMASI:
Pelatihan : (Ganjar)
022 – 721-0655
081-321-4555-01 | TSEL
==========================
Konsultasi : (Kurniawan)
081-321-1707-14 | TSEL
0857-222-004-82 | ISAT
===========================
Kalibrasi: (Harry)
022 – 7103798
0838-21-393959 | XL

Teknik Analisis Data Di Laboratorium

FORMULIR PENDAFTARAN

Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan & pemahaman tentang teknik pengolahan data pada kegiatan/ pekerjaan di Laboratorium (pengujian, pengukuran & kalibrasi). Peserta akan mengerti tentang apa saja dan bagaimana teknik olah data (analisa data) terhadap hasil uji/ hasil ukur/ hasil kalibrasi yang dilakukan oleh Laboratorium, meliputi : identifikasi & verifikasi data sekunder, penentuan data sample, seleksi data (uji dixon, uji grubbs, dll), uji variasi data (uji presisi, uji barlet, uji F), uji nilai sentral data (uji Z, uji T), evaluasi kelompok data (perhitungan Korelasi, perhitungan Regresi Linier, ANOVA, trend hasil QC), dan uji data kwalitatif (uji chocran, uji chi square, dll).

TOPIK BAHASAN:

  1. 1. Klasifikasi Data & beberapa Definisi dalam Statistika.
  2. 2. Prinsip Umum dalam Pengumpulan Data:
    1. Data Sampling,
    2. Data Repeatability (r),
    3. Data Reproducability (R).
  3. Analisa untuk Data Sekunder Laboratorium.
  4. Teknik-teknik menyeleksi Data:
    1. Extreme value & Outliezr Data,
    2. Uji Dixon,
    3. Uji grubbs.
  5. 5. Pengujian hipotesa antar Data – termasuk Verifikasi & Validasi Metoda):
    1. uji variasi data (uji presisi, uji barlet, uji F),
    2. uji nilai sentral data (uji Z, uji T).
  6. 6. Evaluasi kelompok data:
    1. perhitungan Korelasi,
    2. perhitungan Regresi Linier,
    3. perhitungan ANOVA,
    4. teknik evaluasi trend hasil QC.
  7. 7. Analisa data kualitatif:
    1. uji chocran,
    2. uji chi square.

INFORMASI:

Pelatihan : (Ganjar)

022 – 721-0655
081-321-4555-01 | TSEL
==========================
Konsultasi : (Kurniawan)

081-321-1707-14 | TSEL
0857-222-004-82 | ISAT
===========================
Kalibrasi: (Harry)

022 – 7103798
0838-21-393959 | XL

Ahli (K3) Kimia

PENDAFTARAN

PENDAHULUAN

Pada training ahli k3 kimia ini peserta dilatih untuk menjadi calon Ahli K3 Kimia di tempat kerjanya seperti yang dimaksud UU No.1 tahun 1970 dan peraturan pelaksanaannya tentang pengendalian bahan kimia berbahaya di tempat kerja sesuai Keputusan Menaker No.KEP.187/MEN/1999 dengan waktu penyelenggaraan selama 120 jam pelajaran.

TUJUAN:

  1. Peraturan perundangan K3 Kimia dan Lingkungan
  2. Identifikasi, evaluasi dan pengendalian bahaya potensial dalam menyimpan, mengangkut dan menggunakan bahan kimia berbahaya
  3. Cara kerja yang aman dalam menangani bahan kimia berbahaya, akibat yang ditimbulkan oleh kecelakaan pada industri kimia dan upaya untuk menanggulanginya
  4. Metode pengukuran bahan lingkungan kerja dan cara pengendaliannya

TOPIK BAHASAN:
• Kebijakan K3 Nasional
• Undang-undang No. 1 Tahun 1970 dan peraturan yang terkait
• Lembar Data Keselamatan Bahan
• Penanganan dan Penyimpanan Bahan Kimia Berbahaya
• Penyakit Akibat Kerja oleh Paparan Bahan Kimia
• Pengantar Toksikologi
• Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
• Teknik Pengendalian Bahan Kimia Berbahaya
• SMK3 dan Audit SMK3
• Prosedur K3 di Ruang Tertutup
• Pengendalian Bahaya Besar
• Prosedur Tanggap Darurat
• Pengelolaan Limbah
• Monitoring dan Pengukuran Pemaparan
• Manajemen Alat Pelindung Diri
• Analisa Laporan Kecelakaan
• Pengenalan Bahaya dan Penilaian Resiko
• Pencegahan Kebakaran & Peledakan
• Plan Visit dan Seminar
• Evaluasi

INFORMASI

Pelatihan : (Ganjar)

022 – 721-0655
081-321-4555-01 | TSEL
==========================
Konsultasi : (Kurniawan)

081-321-1707-14 | TSEL
0857-222-004-82 | ISAT
===========================
Kalibrasi: (Harry)

022 – 7103798
0838-21-393959 | XL

Sampling Control For Testing Sample

Proses pengujian/pengukuran yang dilakukan di laboratorium sangat tergantung pada kegiatan sampling. Point kritikal yang muncul dari kegiatan sampling adalah bagaimana cara merepresentasikan populasi yang demikian kompleks kedalam ukuran-ukuran yang bisa dikelola dengan baik.
Oleh karena itu pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan sampling membutuhkan personil kompeten yang mampu melakukan sampling dan preparasi sampel dengan baik. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi pembekalan tentang teknik sampling, preparasi, quality control dan pelaporan hasil sampling.

TOPIK BAHASAN:

  1. Konsep & Interpretasi Sampling.
  2. Sampling dalam SNI ISO/IEC 17025:2008.
  3. Distribusi sampling dan kesalahan.
  4. Penentuan sampel untuk sampling.
  5. Teknik & perlengkapan melakukan sampling.
  6. Prosedur sampling dan Implementasinya.
  7. QC terhadap sample hasil sampling, pengawetan sample.
  8. control chart hasil QC sampel.
  9. Pelaporan hasil sampling, data hasil lapangan, proses distribusi sampel & pemastian kondisinya, dan dokumen pendukung kegiatan sampling.

METODA:
1. Presentasi & Tanya jawab,
2. Pembahasan Studi Kasus,
3. Latihan Analisis Data/Simulasi.

INFORMASI

Pelatihan : (Ganjar)

022 – 721-0655
081-321-4555-01 | TSEL
==========================
Konsultasi : (Kurniawan)

081-321-1707-14 | TSEL
0857-222-004-82 | ISAT
===========================
Kalibrasi: (Harry)

022 – 7103798
0838-21-393959 | XL

Teknik Investigasi Dan Closing Temuan Asesmen Lab

Dalam rangka menghasilkan data hasil pengujian yang valid, banyak laboratorium membuat suatu sistem manajemen laboratorium berbasis standar internasional SNI ISO/IEC 17025:2005 untuk menjadi pedoman operasional bagi segenap elemen laboratorium dalam menjalankan kegiatannya. Sistem manajemen tersebut tentu juga mencakup sistem jaminan mutu hasil pengujian. Penting bagi suatu lab untuk merencanakan level mutu hasil pengujian yang sesuai untuk bidang pengujian lab tersebut, serta membuat prosedur jaminan mutu yang memadai untuk menjamin level mutu yang hendak dicapai. Di dalam implementasi prosedur jaminan mutu seringkali dijumpai ketidaksesuaian hasil pengujian yang dapat berasal dari pengaduan customer, quality control, instrument, atau sumber lainnya. Untuk mencegah agar ketidaksesuaian yang sama tidak terjadi berulang kali dalam sistem, maka perlu dilakukan investigasi (analisis penyebab) akar penyebab terjadinya ketidaksesuaian. Di dalam pelatihan ini akan dibahas mengenai strategi teknik investigasi akar penyebab terjadinya ketidaksesuaian di laboratorium, serta upaya tindakan perbaikan dan pencegahannya.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mempunyai pengetahuan dasar tentang sistem manajemen.
  2. Mempunyai pengetahuan dasar tentang perencanaan mutu dan bagaimana upaya untuk menjamin mutu yang telah ditetapkan.
  3. Mempunyai pengetahuan tentang penanganan ketidaksesuaian dalam pekerjaan pengujian, serta cara melakukan correction dan corrective action.
  4. Mempunyai pengetahuan tentang penanganan ketidaksesuaian yang terjadi dalam sistem manajemen.
  5. Mempunyai pengetahuan tentang upaya tindakan pencegahan.

TOPIK BAHASAN:
1. Tinjauan Umum: Sistem Manajemen.
2. Perencanaan mutu dan jaminan mutu.
3. Implementasi sistem manajemen.
4. Identifikasi ketidaksesuaian, teknik investigasi akar penyebab, serta tindakan perbaikannya.
5. Penanganan ketidaksesuaian yang terjadi pada aspek sistem manajemen.
6. Tindakan pencegahan.

METODA:
1. Presentasi & Tanya jawab,
2. Pembahasan Studi Kasus,
3. Latihan.

INFORMASI

Pelatihan : (Ganjar)

022 – 721-0655
081-321-4555-01 | TSEL
======================
Konsultasi : (Kurniawan)

081-321-1707-14 | TSEL
0857-222-004-82 | ISAT
======================
Kalibrasi: (Harry)

022 – 7103798
0838-21-393959 | XL

Training Estimasi Ketidakpastian Pengukuran pada Analisis Kromatografi

DAFTAR SEKARANG

Dalam pengukuran, tidak ada nilai benar “absolut”. tetapi ada nilai benar “konvensional”. Setiap pengukuran selalu mengandung kesalahan (error), yang dapat diminimalisasi dan dideskripsikan secara ilmiah. Hasil pengukuran yang lengkap, memuat informasi tentang “nilai hasil ukur” dan “nilai kesalahannya”, sehingga akan menjadi nilai dalam konteks INTERVAL (bukan nilai tunggal sederhana).

Continue reading Training Estimasi Ketidakpastian Pengukuran pada Analisis Kromatografi